Seorang Revolusioner yang Bimbang

************************************************

Biarkan aku melihat duniaku…

Biarkan aku mengendarai kendaraanku…

Aku adalah seorang revolusioner yang sedang ingin bergerak kencang…

Namun jalanan di hadapanku terlalu buruk dan menakutkan…

Memungkinkan aku akan sering kehilangan jalur…

Memungkinkan aku akan sering terhuyung bagaikan pemabuk jalanan…

Memungkinkan aku akan sering terbanting ke batu-batu jalanan…

Memungkinkan aku sering disayat semak berduri mengerikan…

 

Ini bukanlah sebuah bentuk pergerakan yang sombong…

Karena aku bukanlah seorang pecundang…

Ini hanyalah hasrat terpendam…

Dari mimpi-mimpi yang masih terkekang…

 

Biarkan aku melihat duniaku…

Biarkan aku mengendarai kendaraanku…

Aku adalah seorang revolusioner yang sedang ingin bergerak kencang…

Namun jalanan di hadapanku terlalu buruk dan menakutkan…

Haruskah aku akan sering kehilangan jalur?

Bagaimana kalau aku akan sering terhuyung bagaikan pemabuk jalanan?

Tabahkan aku jika sering terbanting ke batu-batu jalanan?

Sanggupkah aku jika sering disayat semak berduri mengerikan?

 

Tiba-tiba aku tersadar…

Revolusi itu memang membutuhkan ancaman…

Dan sekarang, aku merasa terancam…

Oh, inikah yang disebut kebimbangan?

Ya, akulah seorang revolusioner yang bimbang…

*******

 

(Renungan, Suasana Hati, Introspeksi, dan Revolusi: Kamang, 16 Desember 2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: