Romantika Waktu

********************************************

time

********************************************

Waktu demi waktu…

Kita melangkah dan menepi…

Terkadang kita melayang, terkadang kita terhempas…

Terkadang kita begitu mempesonakan, terkadang kita terbuang…

Hingga tak jarang kita terseret ke alam bawah sadar…

Dalam ruang lingkup istana utopis…

 

Waktu demi waktu…

Kita melangkah dan menepi…

Kita mengharapkan kedatangan bidadari…

… menanti belaian tulusnya…

Namun ketika dia datang, kita terkadang bersikap seperti setan…

 

Waktu demi waktu…

Kita melangkah dan menepi…

Kita mengharapkan menjadi seorang raja…

Namun, kita terkadang seperti orang gila di jalanan…

 

Waktu demi waktu…

Kita melangkah dan menepi…

Dan bila waktu telah berakhir…

Barulah terlintas kata cinta terlintas kata sesal…

Sendu menusuk relung hati…

Kala mengingat semua cerita yang telah berlalu…

 

Waktu demi waktu…

Kita melangkah dan menepi…

Cerita hari kemarin, cerita hari ini, dan cerita hari esok adalah romantika…

Inikah romantika waktu dalam sistem kehidupan?

*******

 

(Renungan, Waktu, Kehidupan, dan Introspeksi: Yogyakarta, 26 April 2011)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: