Hati, Sikap, dan Kontemplasi

*

**

***

*****

*******

Terlalu banyak obsesi juga tidak baik. Artinya, kau akan semakin kehilangan kesempatan untuk dapat memfokuskan diri pada satu obsesi secara elegan.

*****

Masihkah kalian menyebut itu ayat-ayat cinta. Namun, mengapa banyak di antara kalian yang memucat karena dilukai cinta. Oh, kalian hanyalah mayat-mayat cinta.

*****

Mengapa kalian terlalu serius untuk hal-hal sederhana berderajat rendah itu? sementara hal-hal penting telah terlalaikan tanpa kalian sadari.

*****

Banyak orang menyangka hidup ini cukup sederhana dan bisa diperturutkan seperti layaknya air mengalir begitu saja. Ah, sungguh sebuah kebodohan dan kebohongan terbesar yang pernah kudengarkan.

*****

Seorang pria janganlah merendahkan seorang wanita dari sudut pandang penilaian fisik apa pun karena semakin ia mengharapkan kesempurnaan ‘luar’ itu, semakin kering dan dangkal kebijakan pribadinya.

*****

Anggur hedonism selalu menggoda dan menggiurkan untuk dicicipi. Padahal, itu adalah candu duniawi yang memiliki racun untuk membuat otak para peminumnya tidur ketika ia sedang sadar.

*****

Kebutuhan perut dan di bawah perut adalah alasan klasik kaum purba untuk memulai perang.

*****

Walau bagaimana pun, wanita dan seksualitas adalah sebuah sistem yang tidak dapat dipisahkan.

*****

*****

Sebenarnya banyak pria jatuh cinta pada wanita pada pandangan pertama, namun sikap dan cara berpikir dari wanita itulah yang akhirnya menentukan apakah pria tersebut ingin melanjutkan atau segera mengakhiri hubungan antara mereka.

*****

Pertanyaan mengapa para pria selalu memikirkan tentang seksualitas seorang wanita adalah hampir sama dengan pertanyaan mengapa para wanita pada dasarnya selalu ingin memamerkan bagian tubuhnya yang paling sensual.

*****

Cinta adalah seperti reaksi dua arah. Jangan kalian sebut itu cinta kalau tidak ada energi untuk saling memberi dan menerima.

*****

Aku hampir selalu memikirkan tentang sebuah revolusi, namun sayangnya aku tidak pernah berusaha memikirkan bagaimana hasil akhirnya.

*****

Terkadang pemikiran ‘Dikerjakan, bukan dipikirkan’ memberi efek yang jauh lebih bertenaga daripada sekedar mempunyai hasrat, mimpi, dan cita-cita. Hanya saja memiliki pemikiran seperti itu berarti kita juga harus memiliki kemampuan menanggung resiko yang juga lebih besar.

*****

Terkadang masa lalu dan orangtua memberikan masukan dan gizi kemanusiaan yang teramat besar kepada kita, namun sayangnya, hanya segelintir dari kita yang bisa benar-benar tahu ‘berterimakasih’.

*****

Ah, aku tidak menginginkan cara-cara beribadah seperti ‘elemen mekanis dalam sebuah mesin’ itu. Namun, sayangnya, aku seringkali berlaku sebagai prototype dari sistem mekanis itu.

*****

Tidak ada manusia yang paling bajingan sekalipun pernah lahir ke dunia ini dengan sengaja mempunyai niat untuk merusak dunia. Keinginan itu terjadi hanya setelah empatinya cukup lemah hingga satu-satunya bantuan moral yang diterimanya adalah kesombongan setan.

*****

Mengapa ada yang batinnya lemah, padahal secara lahir, ia kuat? Dan, sebaliknya mengapa ada batinnya kuat, padahal secara lahir, ia lemah? Ah, kurasa masing-masing dari kita telah mempunyai jawaban cerdasnya, namun mengapa kita masih sering salah dalam menempatkan kata ‘lemah’ dan ‘kuat’ dalam dunia nyata?

*****

Kau ingin meneguk anggur hedonism itu?

Kupastikan rasa dahagamu tidak akan pernah berhenti.

*****

Pernahkah aku bekerja lebih baik dari ini? Kalau pernah, lalu mengapa sekarang kualitas kinerjaku menurun? Mengapa hal demikian bisa terjadi? Apakah aku sudah terlalu tua untuk menangani hal itu?

*****

Percaya diri? Apa yang kau ketahui tentang itu? Masalah percaya diri sebenarnya adalah masalah kemampuan untuk jujur terutama jujur kepada diri sendiri.

*****

Sensualitas dan seksualitas adalah salah satu kenikmatan fantasi duniawi yang jika dicicipi secara sembarangan akan merusak kenikmatan duniawi lain yang lebih besar. Namun, kebanyakan orang tidak menyadari hal itu. Atau, apakah kebanyakan mereka sedang berpura-pura untuk tidak menyadarinya? Ah, hanya Tuhan dan orang itu sendiri yang mengetahuinya.

*****

Sebuah pernyataan yang sangat bijak, tapi tidak sedap didengar:

“Orang yang paling bahagia sekaligus paling menderita di dunia ini adalah orang yang sedang jatuh cinta”.

*****

Mengapa kau mencintaiku ketika aku tidak bisa mencintaimu? Dan mengapa kau tidak bisa menerima cintaku ketika aku sedang mencintaimu? Ah, apakah ini termasuk sebuah hukum alam yang bernama ‘kesetimbangan’? Kalau ya, inilah hukum yang paling lucu yang pernah aku dengar…

*****

Di manakah letak semangat itu? Di manakah letak kreatifitas itu? Di manakah letak pemikiran kritis itu? Di manakah letak kebijaksanaan itu? Di manakah letak kepuasan itu? Di manakah letak kesabaran itu? Di manakah letak ketekunan itu? Di manakah letak empati itu? Di manakah letak kecerdasan itu? Di manakah letak kejeniusan itu? Di manakah letak keuletan itu? Di manakah letak kejujuran itu? Di manakah letak moral itu? Di manakah letak kestabilan itu? Di manakah letak ketenangan itu? Di manakah letak kedamaian jiwa itu? Di manakah letak kebahagiaan itu? Di manakah letak kebaikan-kebaikan itu?

Ah, kurasa dosaku terlalu banyak sehingga aku bahkan belum bisa menjawab sebuah pertanyaan pun. Sungguh ironis dan memalukan untuk orang sekelas diriku.

*****

Ceritakan padaku apa yang kau ketahui tentang cinta dan nafsu?

Cinta akan memberi tanpa mengharapkan balasan, sementara nafsu akan memberi karena ia membutuhkan balasan.

*****

Aku selalu jatuh cinta sekaligus merasa iri kepada sesuatu yang tidak kumiliki tapi kuinginkan. – kontradiksi yang tidak menyehatkan jiwa.

*****

Setan memiliki jutaan alat untuk mengaburkan nilai-nilai moral dan agama yang ada. Salah satunya bernama romantisme – alat ini bekerja efektif kepada generasi muda dari masa ke masa -.

*****

Manusia seringkali tertipu untuk mengejar penampilan luar (fisik). Dan, kurasa mereka akan selalu tertipu.

*****

Masa muda sampai masa tua itu ternyata berlalu lebih cepat daripada masa kelahiran sampai kanak-kanak.

*******

*****

***

**

*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: