Tips untuk Membangun Kharisma Pribadi

Sumber:

TALK-inc. Points

Kekuatan Mental, Ketepatan Kata, dan Totalitas Bahasa Tubuh untuk Menjadi Pembicara Profesional

Oleh Alexander Sriewijono, Erwin Parengkuan, Becky Tumewu

Untuk menguasai panggung, Anda harus membangun kharisma diri Anda terlebih dahulu. Anda bisa memiliki kharisma yang tinggi apabila Anda memenuhi salah satu atau beberapa persyaratan berikut:

  • Kecerdasan

Seseorang yang memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi biasanya memiliki kharisma tersendiri. Tingkat kecerdasan Anda bisa dinilai dari cara Anda berbicara dan menyampaikan pendapat. Karena itu, biasakan selalu mengungkapkan gagasan dan ide-ide cerdas sehingga hadirin dengan sendirinya akan memberikan apresiasi yang tinggi pada Anda. Banyak membaca adalah salah satu kunci untuk meningkatkan kecerdasan Anda.

  • Kedewasaan sosial

Seseorang memiliki kharisma tinggi apabila ia memiliki kedewasaan sosial. Bila Anda terbiasa bergaul dengan kalangan terhormat, dengan sendirinya perilaku Anda sehari-hari akan menyesuaikan dengan kalangan tersebut. Akan tetapi, bila Anda bergaul dengan kalangan muda yang biasa berhura-hura dan berpesta-pora, dengan sendirinya cara bergaul Anda akan terbiasa dengan gaya urakan. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan kharisma Anda, cobalah bergaul dengan lingkungan bisnis atau lingkungan sosial yang terhormat, konferensi atau pertemuan yang dihadiri kalangan tingkat tinggi saya yakin bisa membantu meningkatkan kecerdasan sosial snda. Dengan mengikuti aktivitas-aktivitas sosial yang baik, maka perilaku, cara bicara, dan keseharian kita –termasuk cara berpakaian-akan mengikuti tingkatan sosial dari aktivitas tersebut.

  • Kedewasaan emosional

Kedewasaan emosional adalah kemampuan Anda mengendalikan perasaan Anda. Bayangkan bila saat presentasi ada hadirin yang menyinggung harga diri Anda dan kemudian Anda marah-marah. Apa yang akan terjadi? Kharisma Anda di depan hadirin akan langsung jatuh karena kelemahan Anda dalam mengendalikan perasaan. Kedewasaan emosional dicirikan dengan kemampuan kita menerima kritik serta stabilitas perasaan kita saat menghadapi situasi-situasi yang tidak menyenangkan, kedewasaan emosional perlu dilatih. Sehingga saat Anda menghadapi situasi panggung yang tidak menyenangkan, Anda akan mampu mengontrol diri Anda dan mencari solusi terbaik untuk mengatasi situasi-situasi tersebut.

  • Kepercayaan diri

Seorang pembicara harus mampu menjadi dirinya sendiri dan merasa nyaman atas dirinya. Kenyamanan diri ini bisa diartikan sebagai kepercayaan diri yang tinggi. Kita bisa menilai kharisma bila kita yakin dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

  • Kemampuan membangun relationship

Seorang pembicara sangat menghargai kebutuhannya untuk bekerja dengan orang lain dan sangat respek terhadap orang lain secara individual. Mereka cenderung menggunakan kemampuan komunikasinya untuk megembangkan perasaan untuk kerjasama saling menguntungkan dan dukungan terhadap orang lain. Keahlian membangun relasi dengan semua golongan dan tingkat akan meningkatkan kharisma seorang pembicara.

  • Keahlian komunikasi

Dengan melatih keahlian berkomunikasi anda setiap hari secara konsisten, maka itu akan membantu Anda meningkatkan kharisma pribadi saat berhadapan dengan hadirin.

  • Motivasi dan semangat

Pemimpin kharismatik memiliki gairah yang tinggi untuk memengaruhi dan memimpin orang lain. Mereka memperlihatkan keinginan untuk mengambil tanggung jawab terhadap setiap pekerjaannya. Pembicara adalah pemimpin panggung. Oleh karenanya dia harus memiliki motivasi dan semangat yang tinggi dan menyalurkannya pada hadirin. Bila Anda bersemangat, kata-kata Anda akan menjadi lantang dan body language Anda penuh energi. Dengan sendirinya kharisma dalam diri Anda akan muncul.

  • Integritas dan kejujuran

Seorang pembicara harus mampu membangun hubungan saling percaya antara dirinya dan hadirin melalui tindakan yang benar. Dia juga harus memperlihatkan konsistensi yang tinggi antara ucapan dan tindakan. Integritas yang tinggi dan kejujuran adalah kombinasi efektif dalam membangun kharisma pribadi.

  • Empati dan respek

Kembangkan empati dan respek kepada setiap orang disekeliling Anda. Jadikan empati dan respek pada orang lain sebagai kekuatan Anda dalam pergaulan dan komunikasi sehari-hari. Dengan begitu kharisma pribadi Anda akan semakin terbentuk seiring dengan penilaian dan penghargaan orang lain terhadap kepribadian Anda.

2 Responses to “Tips untuk Membangun Kharisma Pribadi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: