“Bukan Seorang Nabi”

Sebuah perjalanan yang meresahkan…

Sebuah perjalanan yang penuh dengan ketidakpastian…

Aku mendekat dan mencoba bermain…

Namun, aku tidak pernah benar-benar menikmati…

Sehingga aku hanya datang dan pergi…

Hadir sekarang, menghilang besok…

Dan semuanya berakhir sama…

Prinsip yang hilang…

Patah dicekik hantu zaman…

Terayun dan terhempas ditiup angin hedonisme…

Kedudukan yang terhormat itu tampaknya tidak berguna juga…

Karena aku selalu menginginkan kebebasan…

Sedangkan disana aku belum tentu mendapatkannya…

Ah, sebenarnya aku sedang membodohi diri sendiri…

Mencoba menghilangkan integrasi yang mulia…

Menggantinya dengan kesenangan semu…

Ah, benar-benar seorang berkemampuan tinggi yang menyedihkan…

Selalu ingin meneguk madu beracun…

Di dalam gelas bernama nafsu kebinatangan…

Ah, jangan dulu kita bicarakan masalah semesta itu…

Atau jangan dulu kau sebut-sebut masalah sosial itu…

Masalah internal pribadi ini saja sudah linglung aku menguraikan…

Ah, aku memang bukan seorang nabi…

Ah, aku memang bukan seorang nabi…

Jogja, 26 April 2011


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: