“Kesadaran, Insting Hewan, dan Penjara”

Aku sadar aku hanyalah seorang insan…

Insan yang memiliki banyak kelemahan…

Yang setiap saat terperangkap dalam insting hewan…

Namun aku sadar hidup ini hanyalah permainan…

Kesenangan yang memabukkan…

Gadis rupawan yang menggoda dan menggairahkan…

Kilauan berlian yang membutakan…

Surga tak bertepi kaum pencari kesenangan…

Penjara sementara bagi kaum beriman…


Aku sadar aku hanyalah seorang insan yang hina dan lemah…

Karena itu aku bertekad dalam kelemahan itu…

Carut marut dunia tidak akan menggoyang semangatku…

Nanar tatapanku tidak akan mengurangi fokusku…

Bujuk rayu romantisme setan tidak akan menggoda imanku…

Gelora candu-candu abad 21 tidak akan membutakan mata hatiku…

Aku sadar aku adalah seorang anak kecil yang senang bermain…

Aku sadar aku hanyalah sebutir zarrah dalam semesta kehidupan…

Aku sadar aku hanyalah seorang musafir di gurun yang gersang…


Aku sadar aku insan yang memiliki insting binatang…

Namun aku akan selalu berjuang…

Mencari kebenaran yang hilang…

Aku sadar hidupku bukan untuk masa lalu ataupun masa sekarang…

… hidupku hanyalah untuk masa depan…

Jogja, 26 April 2011


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: